Asosiasi Kepala Desa Kabupaten Banyuwangi (Askab)  Sedang Audiensi di Kantor DPRD Banyuwangi. (AHMAD RIFA’I / BERITA PANTURA)

Belasan Kepala Desa Minta Sepeda Motor Baru

Jatim, Banyuwangi – Asosiasi Kepala Desa Kabupaten Banyuwangi (Askab) menuntut Pemkab memberikan sepeda motor baru untuk operasional. Mereka mendatangi kantor DPRD Banyuwangi untuk menyampaikan maksud tersebut.

Total, ada 15 kades yang tergabung dalam Asosiasi Kepala Desa Kabupaten Banyuwangi (Askab). Belasan kades tersebut ditemui Wakil Ketua DPRD Banyuwangi. Yakni Michael Edy Hariyanto dan M Ali Mahrus di ruang rapat khusus, Senin (5/7/2021).

Dilansir dari detik.com, Ketua Askab Banyuwangi Anton Sujarwo mengatakan, sepeda motor tersebut sempat disampaikan oleh Bupati Banyuwangi periode 2010-2020 Abdullah Azwar Anas, sekitar pertengahan 2020.

“Hal itu disampaikan Pak Anas secara terbuka saat pertemuan di Gedung Olahraga (GOR) Tawang Alun,” kata Anton kepada media.

Anton juga mengatakan, kendaraan operasional desa banyak yang sudah tidak layak. Jika ada motor baru, tujuannya untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat.

“Kalau ngomong soal urgensi ya memang urgent. Kendaraan kita, teman-teman kepala desa itu banyak yang sudah tidak layak karena sudah lama,” kata pria yang menjabat Kades Aliyan, Kecamatan Rogojampi itu.

Selain motor, Anton juga menagih janji Pemkab Banyuwangi soal hibah paving sepanjang seribu meter tiap desa. “Masing-masing desa itu sudah menganggarkan dana sebesar Rp 25 juta pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun ini. Uang itu sebagai dana pemasangan dan pemberian material contohnya pasir, sementara paving berasal dari Pemkab,” lanjutnya.

Wakil Ketua DPRD M Ali Mahrus berjanji akan meneruskan aspirasi tersebut kepada Pemkab Banyuwangi. Termasuk hibah paving dan sepeda motor operasional kades.

“Karena ini aspirasi kades, kami berkewajiban meneruskan aspirasi tersebut. Akan kami tanyakan dalam forum rapat Badan Anggaran dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), saat rapat pembahasan Perubahan APBD 2021,” kata Ali.

BACA JUGA  Dua Tersangka Kasus Suap Pengaturan Proyek Pemkab Indramayu Dipanggil KPK

Terlepas dari itu ia juga menambahkan, mobil dinas pimpinan DPRD sebenarnya harus ganti dua tahun lalu. Namun karena saat ini masih masa pandemi, maka pihaknya bisa memaklumi kendaraan operasional pimpinan dewan belum diganti.

“Maka, jika ditanya sikap kami terhadap permintaan kades agar Pemkab mengganti kendaraan operasional mereka, kami tidak ingin mengomentari lebih jauh. Silahkan dilogikakan sendiri,” pungkasnya. (ahr)

Check Also

DPRD Pati Geram, BPNT Belum Tersalurkan

Jateng, Pati – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mengundang Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, …

Kantor DPRD Surabaya

DPRD Surabaya Rampungkan Draf Awal Raperda Tentang Hunian Vertikal

Jatim, Surabaya – Badan Pembentukan Perda (BPP) DPRD Surabaya sedang merampungkan draf awal raperda tentang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *