Lokalisasi Lorong Indah Pati

LI Ditutup, Ratusan Penghuni Kembali ke Daerahnya masing-masing

Pati, Jateng – Pemerintah Kabupaten Pati bersama dengan jajaran kepolisian akan segera menertibkan komplek Lokalisasi Lorok Indah (LI) yang berada di wilayah Margorejo.

Sugiono Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pati mengatakan, saat ini lokalisasi itu dalam keadaan sepi. Ia juga memastikan, sekitar 250 orang penghuni yang mayoritas berasal dari luar Pati itu sudah dipulangkan ke kota mereka masing-masing.

Dia juga menyebut, penertiban LI ini diawali gerakan Kapolres Pati AKBP Christian Tobing bersama Kabag Ops Kompol Sugino pada 14 Juli lalu.

“Gerakan tersebut ialah mengeluarkan pekerja atau penghuni yang bukan warga Pati dengan baik, dengan empati, tanpa tindakan represif. Ini tidak mudah, karena sekitar 250 orang lebih bisa keluar secara baik-baik,” kata dia, Senin (2/8/2021).

Sugiono menyebutkan, 250 penghuni LI telah meninggalkan lokalisasi tersebut. Mereka berasal dari berbagai daerah seperti, Semarang, Kudus, Jepara dan sejumlah daerah di Jawa Barat.

“Total penghuni LI berdasarkan info yang kami terima sekitar 250 sampai 300 orang. Jadi saat ini hampir 100 persen sudah pergi. Kami juga melakukan penjagaan di sana. Selama PPKM kami jaga 24 jam supaya mereka tidak kembali,” kata dia.

Sugiono kembali menjelaskan, pihaknya telah melayangkan surat pemberitahuan pada pengelola kawasan LI. Hal tersebut karena pemilik bangunan yang berada di sana tidak ada satu pun yang memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Dengan itu, pemilik bangunan jelas melanggar tata ruang.

“Sebenarnya peruntukannya ialah lahan pertanian pangan berkelanjutan. Maka dari itu harus dikembalikan sesuai fungsi atau peruntukannya. Kalau tidak, ada jerat pidananya, karena melanggar RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah),” ujar dia.

Dia juga berharap, para pemilik bangunan di lokalisasi itu bisa sadar dan mengikuti peraturan yang ada. Meski demikian, ia berharap perkara ini bisa terselesaikan secara musyawarah, tanpa ada konflik.

BACA JUGA  Bupati Banjarnegara Tuding Melonjaknya Covid-19 Disengaja  Rumah Sakit, Begini Tanggapan IDI

“Bupati Haryanto juga berharap ini bisa diselesaikan dengan baik tanpa ada pihak yang dirugikan. Beliau minta hal ini segera dirapatkan dengan pihak terkait untuk tindak lanjutnya,” tandas dia. (Irf)

Check Also

Setelah Ada Komitmen Bersama, Pemkab Pati Gercep Tutup Lokalisasi

Jateng, Pati –Menindaklanjuti Komitmen dan Deklarasi bersama penutupan tempat prostitusi di Kabupaten Pati yang ditandatangani …

LBH Ansor Pati Mendukung Secara Tegas Penertiban Kawasan LI

Jateng, Pati – Menanggapi pernyataan bupati Haryanto di media beberapa hari yang lalu, LBH Ansor …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *