Rapat Koordinasi Kodim 716/Demak Bersama Pemerintah Kabupaten Demak. (pendim)

Desa Tempuran Jadi Sasaran TMMD Kodim Demak

Jateng, Demak – Kodim 0716/Demak bersama Pemkab Demak menggelar rapat koordinasi TMMD Sengkuyung tahap III Tahun 2021 di Aula Makodim Demak, Jum’at (10/9/2021). Rakor bertemakan “TMMD Wujud Sinergi Membangun Negeri” ini membahas rencana program TMMD yang akan dilaksanakan di Desa Tempuran, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak.

Dalam pembahasan, alasan pemilihan lokasi Desa Tempuran adalah didasarkan pada tiga hal. Pertama, desa yang belum sepenuhnya tersentuh pembangunan. Kedua, penghubung desa yang belum di betonisasi. Ketiga, usulan warga melalui musyawarah.

Dalam sambutannya, Komandan Kodim 0716/Demak, Letkol Czi Pribadi Setya Pratomo menyampaikan, terima kasih kepada Dinpermades Kabupaten Demak, Forkopimcam Demak, Kepala Desa Tempuran dan OPD Kabupaten Demak yang sudah hadir dalam rakor pembukaan TMMD Sengkuyung III tahun 2021 mulai 15 September -14 Oktober 2021.

“Dengan adanya rapat ini kegiatan TMMD dapat berjalan dengan baik,” ungkap Dandim.
Letkol Czi Pribadi menambahkan, untuk kegiatan TMMD Sengkuyung pihaknya sudah melaksanakan yang ketiga kalinya, sehingga ini sudah menjadi hal yang biasa.

“Kami hanya menekankan untuk kita saling memonitor agar semua kegiatan berjalan dengan baik dan tepat guna. Karena percuma kita laksanakan pembangunan, tapi masyarakat tidak mau mengawasi serta merawat, inilah yang kita namakan sinergitas,” ucapnya.

Dikatakan, bagaimana kita mensiasati agar antusias masyarakat bisa kita maksimalkan, namun tetap harus mematuhi protokol kesehatan di masa pandemi ini. Hal-hal yang berkaitan dengan dukungan anggaran, kepada dinas terkait agar dikoordinasikan. Dengan harapan tidak terjadi keterlambatan.

“Mari kita semua ikut saling memonitor sehingga semua kegiatan bisa berjalan dengan baik,” tegasnya.
Sementara itu, Pasiter Lettu Chb Ajit anggono mengatakan sudah biasa melaksanakan TMMD, bahkan hampir tiap tahun kita melaksanakan. Namun demikian, perlu dikoordinasikan sesuai dengan situasi dan kondisi penyelenggaraan TMMD. Dimana situasi saat ini masih dalam situasi Pandemi Covid-19.

BACA JUGA  Ini Perkembangan Realisasi Transportasi Kereta Api Jalur Pantura Timur

Pembangunan fisik, lanjut dia, meliputi pembuatan betonisasi jalan dengan panjang 664 meter, lebar 2 meter dan tebal 0,15 meter.

“Pembangunan non fisik meliputi penyuluhan deradikalisasi terorisme, penyuluhan bintal kerukunan umat beragama, penyuluhan bela negara, wawasan kebangsaan, penyuluhan pertanian, peternakan, perikanan, penyuluhan kamtibmas, pengetahuan KB Kes, pengetahuan HIV/AIDS/Covid-19,” pungkasnya.
(ahr)

Check Also

OPM Tantang TNI, Warga Sipil Minggir Dulu

Papua — Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) menyerukan perang terhadap aparat TNI-Polri …

tni bersiap ganti panglima

TNI Bersiap Ganti Panglima

Jakarta – Diketahui Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto akan memasuki masa pensiun pada November nanti. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *