Sunarji, Nelayan Asal Pati Ditemukan Tak Bernyawa Di Perairan Rembang
Pengurusan Jenazah Sunarji Oleh Petugas Polairud Polres Pati. (tribunjateng.com)

Sunarji, Nelayan Asal Pati Ditemukan Tak Bernyawa Di Perairan Rembang

Pati — Petugas Satpolairud Polres Pati menemukan jenazah Sunarji (45), nelayan asal Pati, di perairan 30 mil sebelah utara Sluke, Kabupaten Rembang, Selasa (7/12).

Sunarji merupakan nelayan asal Desa Puncel, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, yang dilaporkan hilang, sejak Sabtu (4/12).

Dilansir dari tribunjateng.com, Sunarji hilang bersama seorang rekannya, Khoirul Anwar (35), nelayan asal Desa Clering, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Jepara. Saat ini Khoirul masih dalam pencarian.

Kasatpol Airud Polres Pati, Iptu Sutamto mengatakan, pada Sabtu lalu, kedua korban berangkat melaut sekira pukul 13.00. Saat itu gelombang laut sedang tinggi. Mereka menggunakan perahu motor (cukrik) Sri Kawit.

Berdasar informasi dari keluarga,ia menjelasakan kalau korban terbiasa pulang sekitar pukul 19.00, namun pada hari itu tidak kunjung pulang. Keesokan harinya, keluarga korban melaporkan hilang kontak dengan kedua nelayan tersebut ke ketua pengurus nelayan setempat.

Ketua pengurus nelayan lalu melapor ke Satpolairud Polres Pati, Dinas Kelautan dan Perikanan Pati, BPBD Pati, serta Basarnas. Selain itu dia juga berkomunikasi dengan para nelayan di wilayah Kecamatan Dukuhseti.

Pada Selasa (7/12) pukul 05.00, kelompok nelayan dari Desa Puncel berinisiatif mencari korban dengan menggunakan lima perahu motor.
Kurang lebih pukul 10.40, mereka menemukan jasad Sunarji di utara perairan Sluke, Rembang.

“Salah satu nelayan yang menemukan jenazah berkoordinasi untuk memberitahukan kepada Sat Pol Airud di Juwana dengan menggunakan sambungan telepon,” kata dia.

Selanjutnya jenazah dibawa ke TPI Sambiroto Kecamatan Tayu dengan pengawalan Satpolairud.

“Pukul 18.15 Sampai di TPI Sambiroto, selanjutnya jenazah dibawa ke rumah duka menggunakan mobil ambulans. Sesampainya di rumah duka jenazah langsung disucikan dan dimakamkan,” papar Sutamto.

(ahr)

BACA JUGA  SK Saja Tidak Cukup Untuk Jadi Peserta Musda KNPI Lebak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *